Dongpirang Village
Labirin gang-gang di lereng bukit yang dihiasi mural, memandang ke bawah menghadap pelabuhan tua Tongyeong.

Kenapa ke sini
Dongpirang adalah permukiman tua di lereng curam di atas pelabuhan Gangguan, Tongyeong, yang diselamatkan dari pembongkaran dan dipenuhi mural cerah karya para seniman dan relawan.
Menyusuri gang-gangnya yang berwarna-warni akan menghadiahi Anda pemandangan pelabuhan serta sudut-sudut yang sempurna untuk berfoto di setiap belokan.
Namanya berarti 'tebing timur'. Ketika permukiman di lereng bukit ini dijadwalkan untuk dibongkar sekitar tahun 2007, sebuah kompetisi mural terbuka justru mengubah dinding-dindingnya menjadi galeri terbuka — hingga meraih julukan Montmartre-nya Tongyeong — dan mural-muralnya dicat ulang secara berkala agar tetap segar.
ⓘ Some links here are partner links — if you book through them we may earn a small commission, at no extra cost to you. We only list services we'd point a friend to.
🏨 Where to stay in Tongyeong →
Perlu diketahui
- Kenakan alas kaki yang nyaman — gang-gangnya curam dan berundak.
- Muralnya berganti dari waktu ke waktu seiring dilukisnya karya baru, dan warga masih tinggal di sini, jadi bersikaplah santun.
- Padukan dengan Jungang Market yang berada di kaki bukit.
- Naiki gang-gang bertangga untuk menikmati pemandangan pelabuhan, tetapi rendahkan suara Anda — orang-orang masih tinggal di sini — dan padukan dengan Jungang Market yang semarak serta tepi air Gangguan di bawahnya.
Sekitar
Info resmi
🏨 Hotel di sekitar
ⓘ Hotel prices via Stay22 partners — you never pay more.
Info perjalanan dicek dengan sumber resmi beserta tanggal verifikasi. Harga, jadwal, dan aturan visa berubah — selalu konfirmasi di sumber resmi yang ditautkan sebelum berangkat.